Sore itu tidak mau gelap, tah kenapa.mungkin sama sepertiku, yang tak mau beranjak pulang saat sore itu, ada dia disampingku. senang? bukan. bukan itu yang kurasakan. hanya tenang, “oh dia ga akan kenapa-kenapa kok” (seperti anak pada induknya)
sakit sih denger kata-kata itu, kata-kata yang kalau di dengar perempuan sepertiku, hmmm cengeng. “diakhirin? kapan mulainya?”
:) iya jawabku dengan senyum.
sekarang,aku sangat mengerti maksudmu. aku, jikalau ada butuhmu. ya? terimakasih semesta, kau memberi tahu.:)